ERD (Entity Relationship Diagram)

ERD

ERD merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam database berdasarkan objek-objek dasar data yang mempunyai hubungan antar relasi

Tujuan dan Manfaat ERD

ERD dibuat untuk menggambarkan atau membuat model suatu database dengan diagram yang sederhana sehingga memudahkan dalam membuat sebuah database yang kompleks maupun yang sederhana. Dengan ERD ini juga akan memudahkan pengguna dalam hal ini orang yang merancang database tersebut dalam membuat perubahan didalam database jika sewaktu-waktu terjadi. Banyak tools perancangan basis data menggunakan konsep ini. 

Tahapan Dalam ERD dan Contoh Penerapan

Ada dua kelompok tahapan yang biasa ditempuh di dalam pembuatan Diagram E-R, yaitu:

  • Tahap pembuatan Diagram E-R awal (preliminary design) → rancangan basis data minimal.
  • Tahap optimasi Diagram E-R (final design)→ koreksi terhadap tahap pertama (dekomposisi, kardinalitas, penambahan relasi).

Tahap 1 : Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat.

Tahap 1

Tahap 2 : Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas → kemandiriannya.

Tahap 2

Tahap 3 : Mengidentifikasi dan menetapkan seluruh himpunan relasi di antara himpunan entitas-himpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya.

Tahap 3

Tahap 4 : Menentukan derajat/kardinalitas relasi untuk setiap himpunan relasi.

Tahap 4

Tahap 5 : Melengkapi himpunan entitas dan himpunan relasi dengan atribut-atribut deskriptif (non key).

Tahap 5

Jenis Relational Key

Ada lima jenis Relational Key, yaitu :

Super Key : satu atribut/kumpulan atribut yang secara unik mengidentifikasi sebuah tuple di dalam relasi.

Candidate Key : suatu atribut atau satu set minimal atribut yang mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik dari entitas.

Primary Key : merupakan satu atribut atau satu set minimal atribut yang tidak hanya mengidentifikasikan secara unik suatu kejadian spesifik, tapi juga dapat mewakili setiap kejadian dari suatu entitas. Candidate key yang dipilih untuk mengidentifikasikan tuple secara unik dalam relasi.

Alternate Key : merupakan candidate key yang tidak dipakai sebagai primary key atau Candidate key yang tidak dipilih sebagai primary key.

Foreign Key : atribut dengan domain yang sama yang menjadi kunci utama pada sebuah relasi tetapi pada relasi lain atribut tersebut hanya sebagai atribut biasa. Kunci tamu ditempatkan pada entitas anak dan sama dengan primary key induk direlasikan.

Contoh lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar dibawah ini.

Relational Key

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s